main-image-wahai-tukang-protes.jpgMengapa terlalu banyak orang yang menggerutu di sana – sini ?

Seakan – akan setelah reformasi , rakyat adalah raja yang kurang ajar, menyuruh – nyuruh sederet pembantu negara. Saya tahu, bahwa banyak yang menyimpang, tetapi tidak ada benarnya apabila ada pemanfaatan kesempatan dalam kesempitan.

Saya juga tahu, bahwa kebanyakan dari lapisan masyarakat di sini sudah nelangsa semenjak masih sperma. Banyak yang harus menggerutu semenjak kepala pertama. Banyak pula yang harus berdagang nyawa, mendapatkan sepeser uang, semenjak kanak – kanak yang harusnya saat itu duduk di jajaran anak TK. Tetapi, apakah berusaha untuk menyalahkan pemerintahan Indonesia adalah sesuatu yang lumrah ? Mereka juga manusia. Bukan manusia setengah dewa yang memerintah terlalu lama sehingga pelayanannya kocar – kaci. Usaha juga perlu !

Apabila bahan baku tempe dan tahu sudah merangkak naik dalam skala rupiah, janganlah mengungkit – ungkit usaha pemerintah yang payah dalam mengendalikan harga kedelai. Harusnya kita juga yang percaya dengan buatan negara sendiri.

Kalau memang jalanan di kota Metropolitan sudah kayak kubangan sawah, janganlah langsung menunjuk pemerintah sebagai biang keladi. Lihatlah fakta lain bahwa banyak kuda besi dan pelari jalanan berkaki dua yang sering merayap tak tentu waktu sehingga memperberat aspal jalanan berlipat - lipat banyaknya.

Kalau memang jalanan macet dikarenakan ruas yang tidak mencukupi, jangan serta - merta menunjuk hidung pemerintah sebagai objek derita masyarakat. Seharusnya nafsu membeli mobil dan motor anda yang disalahkan. Coba kalau anda tidak berniat membeli kuda besi lainnya, maka anda tidak harus menyumbang polusi dan kapasitas jalan yang setiap harinya semakin membludak saja.

Apabila anda mendapat pemadaman listrik, serta kinerja PLN yang semakin memburuk, maka janganlah maki - maki instansi pemerintahan. harusnya anda tahu kalau pendingin ruangan dan lemari es sarat CFC yang anda beli untuk kebutuhan rumah adalah penyumbang beban besar bagi pembangkit listrik Indonesia. Setidaknya hal ini dilancarkan agar anda tidak lebih menggerutu lagi, kalau - kalau tarif listrik naik.

Kalau anda - anda semua menggerutu karena pendapat seorang saya yang masih muda dan bau kencur ini, sebaiknya janganlah menyalahkan siapapun. Seharusnya kita sadar juga kalau sudah disentil sedemikian rupa, agar semuja orang sadar akan derita pekerja - pekerja rodi yang kontribusinya banyak dan tidak diketahui rakyat. Ingat itu !