Sebuah Fenomena Penjiplakan di Sekolah
CREATEDBY : Mihael Ellinsworth | POSTEDON : February 29, 2008 – 1:49 pm ADDCOMMENT(33)
Aha, Kategori “Snapshot” yang pertama di tempat ini.
Pada hari keempat, aku berjalan – jalan ke sekitar perkampungan siswa di daerah Parijs van Java. Entah bisa disebut daerah Buah batu atau tidak, karena sepintas di marka jalan tertulis Rajamantri Kulon. Sehingga perihal macam itu tentunya tidak usah diperdulikan.
Pada perpindahan jam kedua dan ketiga, aku melewati daerah yang berkesan agamis. Kerana rumah Tuhan saat itu akan kulewati. Dimana para pencari surga kerap kali mendatangi (dengan berbagai tradisi Islami), pada waktu sepenggalah matahari. Yang sebetulnya adalah waktu untuk mengistirahatkan diri selepas pelajaran yang duniawi. Yang tentunya juga, hanya seperduapuluhdua murid yang akan mendatangi rumah Tuhan itu, mencari surga, sekali lagi.
Namun langkahku belum genap tiga puluh langkah dan aku melihat sesuatu menonjol dari daerah majalah dinding. (milik ekstra kurikuler bernama DKM ? Tentunya memang benar aku sedang melewati Rumah Tuhan). Sebetulnya aku juga melihat banyak artikel yang lebih sarat akan penentangan kafir, penuh dengan caci maki kepada kaum yang Bertuhankan Akal. Tetapi kali ini berbeda. Trendsetter. Bid’ah.
Dengan sebuah judul yang menjadi dasar déjà vu, “WWW : Konspirasi di Balik Penciptaan Internet”, terus berputar di otakku. Sebuah pertanyaan menyembul keluar dari permukaan otakku. Seakan – akan berbunyi “Tuan, sepertinya aku sangat familiar dengan judul ini. Blogkah ? Apakah ini dari Blog ?”
Budaya Cetak – Mencetak Kita Memang begitu
Jangan bilang lagi kalau Indonesia memang ditakdirkan untuk menjadi seorang penjiplak ? Jangan memberi berita kalau anak – anak muda Indonesia saja sudah terlalu sibuk dengan doktrin agama sehingga mereka jadi tidak tahu lagi bagaimana cara mengembangkan kreatifitas mereka ? Jangan lagi mengatakan kalau orang Indonesia memang sudah tidak bisa naik dari tangga plagiarisme ? Copypasting ? Dari Blog BatakNews ? Duh.
Semoga Jarar Siahaan cukup memaklumi “kreasi” anak – anak muda ini. Maafkan mereka, Tuan.
Ternyata bukan hanya Indobikers saja yang terkena efek seperti ini.
Ya, resiko sebagai Blogger adalah itu. Aku pun pernah terkena fenomenanya.
Memang kita masih bisa memperbaiki masa lalu. Sudah bukan berita baru kalau kita bisa salah. Tetapi, sudah menyangkut hak cipta, kita tidak mungkin mencetak sebuah nama dengan cara yang nista, dan kita juga harus punya etika. Catutlah nama dan sumbernya. Hargailah karya orang. Janganlah jadikan keringat dan peluh sebagai tangga bersandar menuju penyelesaian semu.
Pernah pula sosok ini tidak menyertakan sesuatu yang layak menjadi linkback pada media padat seperti artikel. Meski itu sudah amat lampau, sekitar enam tahun, dimana aku masih buta teknologi. Dimana hidup masih dihabiskan dengan main layangan. Ketika Google pun baru genap empat tahun. Budaya comot – mencomot oleh anak – anak kecil masih menjadi hal lumrah. Janganlah mau disamakan dengan bocah cilik.
Kurang Puas
Karena otak masih minta disuapi sebuah bukti, maka menjadi tugas dua pasang mata untuk kembali melihat – lihat.
Sehingga aku kembali melihat sebuah kesalahan yang diminta untuk dicatat. Repetitif. Sehingga aku tak dapat berbicara banyak. Tentu kita hanya manusia, tempat bernaung segala kesalahan. Tak mungkin aku menyalahkan dua kali.
Tetapi Indonesia harus dibangun kembali oleh orang – orang sakti mandraguna yang mampu mengeluarkan aji – aji dalam tulisan. Haruslah mereka pintar membaca dan mencoret kata - kata.
Perilaku Perventif Saya
“Kamu ini turunan anak nakal, ya ?”
Demi sebuah kebenaran semu, dan pemberitahuan yang halus, maka aku datang dengan sebuah ide (Gila, catatlah itu dalam otakmu). Tentunya kita tak mungkin mengharapkan sebuah Majalah Dinding dengan fitur “Add Your Comment”. Sehingga hanya dengan bermodalkan secarik kertas dan sebuah bolpoin bertinta hitam, saya mulai menulis komentar.
Karena identitasku saat itu belum dapat diketahui, maka dengan terpaksa aku berubah menjadi seorang anonim yang gaya tulisannya berubah (Karena gaya tulisanku yang sebenarnya adalah ciri khas pejuang kemerdekaan, dimana seperti rumput bergoyang), demikian pula “logatku” yang biasanya digunakan dengan cara baku saat itu diubah dengan akhiran “, tho…”
Tak tega dengan perilaku anonim yang bisa seenak – enaknya mengirimkan teror dalam suara mereka, juga ditambah dengan adanya dua dosa yang sudah aku sebutkan di atas, maka tak pelak aku hanya mengirimkan sentilan halus kepada mereka. Ah, ternyata aku masih berperkemanusiaan.
Ealah, tetaplah nakal aku ini.
—————————————
Aku tidak tahu, siapa yang nantinya akan kebakaran jenggot. Hanya Tuhan yang Maha Tahu.
Tetapi yang pasti, manusia, sekali lagi, adalah tempat bernaung dari segala kesalahan. Sedikit pemberian kritik hanyalah menjadikan warna di dunia semakin indah. Jangan dijadikan sebagai penyebab rasa malu. Aku pun masih belajar dengan hidup, sehingga pemberitahuan ini (dan itu) menjadi tidak mutlak, tidak menjadi yang paling benar.
Sehingga, maaf adalah kata yang cukup menarik untuk diselipkan.










Mihael Ellinsworth is a pen name of Mohamad Jaka Prawira. Currently reaching his seventeen after his birth of 1991. Got himself lostfocus on the way studying at Twenty-Two Senior High School, Bandung. Blogging is his main interest while his article is nowhere to go down with, sometimes. His current loves involve to make poem, Arts, Design, and Games. Not-so a Web Designer, though, but he likes to play alot with CSS, jQuery, XHTML, and anything he can learn. Live 'peacefully' in his resident on Kalapa, Bandung, Indonesia. Also Maintain on 



YOURBROWSER :
Hmm…saya juga kurang mengerti. Indonesia itu aneh…
YOURBROWSER :
Itu kejar deadline mading itu…
Hee?? Satu lagi siapa??
adit-nya niez’s last blog post..Rahasia Ah…
YOURBROWSER :
Skrinsutnya sama smua…
Me-u’s last blog post..Me-u gajihan!!!
YOURBROWSER :
Coba catatannya bisa kebaca. DX
sensei anak nakal… ckckckck…
plagiarism lg marak ya? DX cerita miyu di sekolah jg pernah gitu DX
Me-u’s last blog post..Me-u gajihan!!!
YOURBROWSER :
saya juga kadang ngambil di blog orang buat ngisi mading skul, tapi saya selalu menyertakan sumbernya,
jadi sah-sah aja khan?
saya juga kalo kopipes blog orang untuk di pasang di mading juga pilih2 yang di dalam blog tersebut sang pemilik menyatakan secara tersurat bahwa artikel disitu boleh disebarluaskan asal menyebutkan sumbernya…
Hitokiri Batosai’s last blog post..Sebuah Pesan Untukmu
YOURBROWSER :
*coba baca tulisan yang ada di foto*
Yaelah, ngga dicantumin sumbernya pula :|
Berikutnya apalagi yang diplagiat, ya? :|
Cynanthia’s last blog post..Kau…. Orang Berpendidikan, ‘Kan?
YOURBROWSER :
YANG JADI MASALAH ADALAH : KETIKA INFORMASI GRATIS DIJADIKAN BAHAN DAGANGAN KOMERSIL.
ITU MERUPAKAN TINDAKAN KRIMINAL : KEJAHATAN PENCURIAN INTELEKTUL![:)]](http://chaosregion.net/wp-includes/images/smilies/yahoo_onphone.gif)
INDOBIKERS’s last blog post..Tulisan Indobikers DIJIPLAK Tanpa Izin oleh majalah BIKER’S
YOURBROWSER :
Copy - Paste donk…
YOURBROWSER :
hahaha..
tulisannya konspirasi internet, tapi ngejiplaknya dari internet..
uedhan ceunah….
leksa’s last blog post..Berkontemplasi Bersama Sawung Jabo
YOURBROWSER :
Mo nanya nih…
Kalo misalnya ada pihak2 yg menjiplak tulisan di blog lalu si pemilik blog balas menuntut. Apakah si pemilik blog akan cukup kuat membuktikan secara hukum
Maksud saya gini… kan blog itu yg saya tau tidak memiliki kekuatan hukum sama sekali dan memang tidak ada aturan yang mengharuskan seseorang mencantumkan URL blog bila ia ingin menyalin isi blog itu.
Jadi kalo mau nuntut, tolong jelaskan proses penuntutan seperti apa yang bisa dilakukan oleh blogger
geowana’s last blog post..Alasan Mengapa Saya Bertindak Salah
YOURBROWSER :
woalah…
budaya co-pas…
biasa itu…
ga cuma di indo ko…di mana2…
tapi emang mengecewakan ya… *pdhl sendirinya juga*
grace’s last blog post..….
YOURBROWSER :
deb…tampaknya kamu perlu belajar menulis indah lagi deh..
*digampar debe*
ah maaf…
errr…menurut saya kalau mading sekolah kupipes itu hal biasa. waktu jaman SMU dulu, teman saya sering kupipes mentah-mentah dari majalah gadis atau kawanku. dulu internet belum marak. jadi nggak ada kupipes dari internet. kebanyakan sih kupipes dari majalah remaja.
tapi setelah jadi blogger, kok rasanya nggak enak ya kalo tulisan sendiri dikupipes.
memang seharusnya menuliskan sumber. kecuali kalau ditambahkan embel-embel dari berbagai sumber, itu susah untuk diutak-atik. *pengalaman*
cK’s last blog post..Pro-Kontra Ayat Ayat Cinta
YOURBROWSER :
Secara hukum memang tidak memiliki kekuatan hukum, >:P tetapi merupakan buah karya seseorang. sehingga yang
dipermasalahkan adalah :
PENCURIAN KEKAYAAN INTELEKTUAL / KARYA ORANG LAIN
apalagi tujuan tersebut, untuk tujuan komersil. Secara etika jurnalistik pun hal itu tidak dibenarkan.
Di Australia tindakan plagiarisme merupakan KEJAHATAN BERAT bahkan jika dilakukan oleh mahasiswa tidak saja dikenakan sangsi akademis tetapi juga hukum pidana, makanya mana ada yang berani bikin ulah seperti pada majalah biker’s begitu
Retorika-Indobikers’s last blog post..Postingan Saya Dijiplak untuk tujuan Komersil !
YOURBROWSER :
Kadang-kadang saya suka jadi plagiator, kadang-kadang merasa jijay juga.. Ah, tapi ga tau deh.. fluktuatif sekali rasa ini..
Kultur copas memang belum bisa lepas dari benak sebagian orang. Entahlah darimana asal-usulnya..
YOURBROWSER :
OMG!!! minimal mencantumkan Source nya kek… >_>
woooy cara pasang avatar gimana sih…
cessario’s last blog post..Halo Bulan Maret
YOURBROWSER : Unknown browser
Ah, kejadian begini memang sudah sangat sering ya. Tak pelak lagi, pasti akan ditemui oleh setiap makhluk yang bernyawa dan berkarya (halah, berlebihan).
Tapi kalau landasan menulis itu “sebagai media informasi” atau “menambah khasanah berpikir”, maka yang sebenarnya diinginkan oleh sang penulis asli (bukan yang copy-paste) itu ‘berbagi pengetahuan’ atau ‘mencari pengakuan’?
Xaliber von Reginhild’s last blog post..Strategi dan Taktik Militer
YOURBROWSER :
@ adit-nya niez
Catatlah, saya seorang gemini.
@ Me-U
Sama ? Bukannya nama file-nya saja sudah beda ?
@ Hitokiri Batosai
Saya ini tidak melarang orang yang mencatut sumbernya. Baca.
@ Hitokiri Batosai
Kalau sudah memasuki media majalah resmi, sepertinya masih akan berlanjut lagi.
@ INDOBIKERS
Anda belum beruntung, aparat berwajib disini tidak menggubris masalah kriminal yang terjadi di Internet.
@ ihwan
@ leksa
Lha, saya sampai komentarin di kertas selembar itu.
@ geowana
Sejauh si pmeilik bisa menunjukkan bukti (Seperti file .doc tempat dia menulis artikel itu), saya rasa si pelaku bisa digugat sampai Pengadilan Perdata.
Karena dulu saja sudah ada pengadilan untuk hacker di Indonesia.
@ grace
Mengecewakan , bukan ? Makanya, berantas !
@ cK
Menurut perspektif saya, kebiasaan copy-paste ini sudah berlangsung amat lama, sehingga dianggap biasa. Apalagi kalau tidak dicatut sumbernya. Kata RETORIKA, di Australia, itu bisa kena hukum pidana. Masa kita masih menganggap itu hal yang wajar ?
@ BLOGIE
Menjadi sebuah dilema, ironi.
Sayang sifat bangsa kita suka mencomot sana - sini.
@ cessario
Go to Gravatar.com.
YOURBROWSER :
@ Xaliber von Reginhild
Dari dalam hati pun, saya tidak keberatan apabila seseorang mengutip sebagian atau seluruh artikel saya. Tetapi saya hanya minta respek dari sang pemuat. Karena itu termasuk salah satu sebab - akibat yang diajarkan dalam Sosiologi.
YOURBROWSER :
@ Xaliber von Reginhild
Bukan mencari pengakuan, tetapi meminta DIHARGAI. wong Koran Tempo aja iklas telpon SLJJ ke saia cuma buat minta izin
@ DeBe
Betul jadinya yang kena adalah pencurian hal kekayaan intelektual
Retorika-Indobikers’s last blog post..Postingan Saya Dijiplak untuk tujuan Komersil !
YOURBROWSER :
@Mihael Ellinsworth dan Retorika-Indobikers:
Ah, maaf, maksud saya wujud dari ‘pengakuan’ itu adalah ‘karya X adalah miliknya’. Seperti kalau syarat sebuah negara adalah ‘adanya pengakuan dari negara lain’. Maksud saya ada dalam konteks yang begitu.
Terkait dengan pembajakan tulisan, mungkin tulisan-tulisan ini perlu semacam lisensi Creative Commons.
Xaliber von Reginhild’s last blog post..Strategi dan Taktik Militer
YOURBROWSER :
Waduh, kena moderasi. Maap, tolong dibebaskan?
Xaliber von Reginhild’s last blog post..Strategi dan Taktik Militer
YOURBROWSER :
ah..
mading disekolah saya lebih sering diisi dengan berita2 lamaran pekerjaan…
maklum SMK…
ohya bener kata mbak chika..
harus ditulis narasumbernya..
hehehe…
MOerz’s last blog post..Aku Jatuh Cinta
YOURBROWSER :
tdnya Oz Radio tuh mau masang bulletin sekolah di SMA lo tp krn satu dan lain hal (yang aib jg untuk diceritain) nggak jadi dehhh…
8btw, thx untuk masang banner di blog gue. akhirnya gue punya banner batagor huehe…
senny’s last blog post..Have Sex Go Mad
YOURBROWSER :
Sekedar bangsa yg pelupa.
Lupa cantumkan sumbernya,
Lupa minta ijin,
Lupa, jika ada hak orang lain disitu,
Aki Herry’s last blog post..Belajar Dari Blogger Yang Masih Baru Sampai dari Blogger Yang (Semestinya) Sudah Banyak Tau,
YOURBROWSER :
naive and covering yourself as the righteous, just as usual..got a mask stuck on your face?
@ NK
The first time to use edit button.
Well, did you realized you are the only person to have the anger here, and ‘there’ ?
Put the mask to yourself, too.
YOURBROWSER :
no, thanks, i hate masks that conceals who i really am
Sparda’s last blog post..Climax scene part 3: Double trouble!!!
YOURBROWSER :
You said,
YOURBROWSER :
OMG, koq blockquotenya gitu sih… hapus aja deh nevermind… duhhh
Definition: suatu kegagalan di HTML
YOURBROWSER :
ou, ou, gue gak ngerti postingannya. bacanya gak konsen kali ya. sori db ;)
kunjungan perdana nih kayaknya…
YOURBROWSER :
hanya bisa bilang kasihan yang suka ngopas…
iman brotoseno’s last blog post..Bahasa yang tersirat
YOURBROWSER :
beda file, tp kan intinya di suratnya
Me-u’s last blog post..Soal Berdasarkan Dengan Opini
YOURBROWSER :
Yah. Mungkin itu yang jiplak memang kreatif Pak. Kreatif nyari bahan untuk dijiplak maksudnya.
Fortynine - Blog Post : Saya dan Tabloid BOLA
YOURBROWSER :
heuu.. tida mengerti saiia..
Q chans last blog post..dipulanginnn!