Bebersig Bandung Yuk!Pada hari Minggu tanggal 9 Maret, telah berlangsung acara “Bebersih Bandung Yuk! Jilid Dua” yang sesuai menurut informasi, dilaksanakan di lebatnya Taman Hutan Raya mulai pukul 08.30 WIB. Acaranya berlangsung apik, karena dihadiri dan diliput oleh Kru MTV. “MTV Blogger Banget!” seru Batagoris dan komunitas – komunitas luar Bandung/Luar Jawa yang turut berpartisipasi dalam acara kali ini.

Dalam perencanaan acara sendiri, membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Saya sangat mengerti (sekarang) sulitnya mencari sponsor dan memberi proposal. Ditambah dengan berkeliling di belantara Bandung untuk mengambil spanduk ataupun X-Banner Outdoor. Capek. Tetapi buah dari kerja keras ini sudah terbayar dan inilah hasilnya.

Maafkanlah anak ini, dia tidak diberi kekuatan untuk mengingat dengan baik ^:)^ .

Bag. 1 Pengarahan | Briefing

Kang TH dan Aki Herry

Awalnya Pengarahan ini sendiri tidak semata – mata bermaksud demikian. Ini hanyalah bentuk formalisasi dari acara penjemputan kru – kru Blogger dari Makassar itu (Ya, Angingmammiri yang itu. :)) ), seperti Rara, Ina, dan 6 orang lainnya. Adapun T-Shirt Batagor telah datang pada malam yang dimaksud. T-Shirt yang dibuat khusus bagi para kaum pemakai kaos oblong ataupun yang selalu memakai jilbab.

 

Kaos Batagor. Viva !

Adapun makan malam saat itu adalah nasi goreng yang dipesan langsung dari sang pembuat (Masa dari tukang parkir ?). Adiktif, meski agak pedas namun dapat membuat saya tetap bertahan dalam pengarahan yang ternyata memakan waktu sampai pukul dua belas kurang tiga puluh malam. Acara berbagi pengalaman pun sempat saya dengar, terutama dari para Blogger Makassar yang saat itu membawa sejuta kisah langsung menuju Puri Larasati (Tempat dimana mereka menginap dan bertemu dengan saya).

Acara berakhir tatkala saya dan Roy menuju 600 meter dari Taman Hutan Raya, untuk memasang banner besar, yang seharusnya kita rencanakan semenjak masih siang.

Bag. 2 Taman Hutan Raya | At the Place

 

Taman Hutan Raya saat Pagi hari. Numero Uno !

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 08.15 WIB saat saya masuk menuju Pos II dari Taman Hutan Raya. Adapun saat itu belum ada seorangpun dari Batagoris karena memang saya telah datang terlalu pagi (Ya, karena umumnya orang Bandung sudah kepalang capek tiap kali mereka bermalam minggu). Namun, karena itu juga saya dapat mengabadikan saat – saat indah Taman Hutan Raya, yang sinar dan pencahayaannya langsung disokong oleh Tuhan (Dapat dilihat di atas).

Sempat beberapa kali saya kunjungi Pos I untuk mencari tahu keberadaan. Dan saya pun mengetahui bahwa ada tiga Batagoris yang sudah berada di sana. Diantaranya Fajar, Catur, dan Gie. Tak lama setelah saya berniat mengunjungi Pos II, lewatlah Aki Herry dengan mobilnya, membawa serta Moerz (dan teman yang mendampinginya dari Bekasi).

Patung Ir. H. JuandaTak perlu menunggu lama pasca kedatangan saya ke daerah Patung Ir. H. Juanda, kru – kru Batagor yang ditunggu pun akhirnya datang. Ditambah dengan kedatangan Kru MTV yang pernah disinggung akan meliput acara kali ini, juga membawa kesan tersendiri. Tentunya kalian tahu apa yang saya maksud.

Sebelumnya, Taman Hutan Raya memang terkenal dengan keindahannya, dan nampaknya keindahan tersebut membuat lupa serta pengujung sehingga di bawah alam sadar, mereka cenderung membuang sampah tidak jauh dari tempat sehyarusnya sampah berada. Tentunya banyak dari sampah tersebut sudah dialokasikan oleh para pembersih, sebelum kita datang kesini. Namun, tetap saja banyak berserakan di daerah sepanjang perjalanan, khususnya mendekati Gua Jepang dan Pelataran Parkir. Ingat itu ! Ingat !

 

Bag. 2aMTV | Reported !

“Ema, aye mangsup tipi !”

Ya, MTV. MTV itu. MTV yang ada di Global TV itu. Menurut kabar, Aki Herry mendapat penawaran untuk liputan pada minggu – minggu terberat kerja kami. Tentunya dengan senang hati kami setuju, dengan tambahan rasa takut apabila penawaran tersebut batal di tengah jalan. Ternyata tidak.

Kabarnya, peliputan kami akan ditayangkan pada MTV What’s Up hari Sabtu pada pukul 1 siang. Sabtu kapan ? Iraha ? When ? Bahkan ketika saya tanyakan kepada salah satu runya, mereka geleng – geleng kepala, “Slot kami masih penuh.” Harap – harap saja kita mendapat acara peliputan pada waktu yang pantas. Harap – harap cemas.

 

Yang diwawancara MTV. Saya ? Masa berfoto saat wawancara ?

 

‘Sial’, ternyata saya dapat yang pertama.

Gugup. Cemas. Takut. Sebenarnya hal itu tidak berkecimpung terlalu banyak di kepala saya, namun kesulitan memilih kata yang pas di layar TV nantinya, membuat saya harus berpikir keras. Untunglah, hal tersebut tidak berlangsung lama. Saya dapat menguasai wawancara dan hal menegangkan pun selesai. Wawancara kemudian dilanjutkan dengan kandidat dari Jakarta, Tangerang, Makassar, Yogya!™ (Si Leksa ituh…) Bekasi. Ditambah dengan interaksi singkat yang membuahkan wawancara bonus dengan Aki Herry !

 

Bag. 2bBersih – bersih | The Adventure

 The Arrival

Kali ini, bukan hanya bersih – bersih biasa. Adapun perjalanan menyusuri jalanan sampah ini dihiasi dengan kedatangan kami ke sebagian tempat indah di Taman Hutan Raya. Diawali dengan penemuan sekelompok anak - anak berkostum Akatsuki (yang sempat kami herankan mengapa yang seperti itu ada di Tahura, apa gara – gara Naruto lebih sering ditempatkan di hutan ? Hmm…ternyata Tuhan masih memberikan kita identitas), dilanjutkan dengan menuruni jalan yang curam lagi licin. Menyusuri jalanan becek dan bertemu dengan Ibu – ibu yang sedang semaput, kami mendapati diri sampai di mulut Gua Jepang.

Gelap lagi dingin.

Gulita lagi menggigil.

Gua Jepang benar – benar tanpa cahaya. Awalnya kami melihat ada lampu namun jelas sudah mati semenjak dulu – dulu. Kami ditawari dengan senter, tetapi apa daya, dengan pencahayaand ari w810, ditambah dengan blitz dari kamera Global TV dan punyanya Rendy, kami terpaksa menolak tawaran mereka.

Saya takjub, bisa – bisanya dalam kegelapan itu, orang – orang jepang mencoret – coret tembok yang mereka singgahi. Eh, orang Jepang ? Saya tidak terlalu mengerti, tapi jaman dulu orang jepang itu sudah membuat klub seperti GBR atau semacamnya. ;)

 

The Operation

 

Perjalanan ini memiliki akhir dimana awal berlangsung. Kami berakhir di Patung Ir. H. Juanda.

 

 

Bag. 3Foto – foto | SPAM and Akismet

Lho, kok malah Akismet ?

Ada istilah yang tiba – tiba saja muncul sebagai bahan tulisan. Hal tersebut muncul tatkala Sampah yang kami angkut selama perjalanan tadi ditimpali sebagai “pemungutan SPAM oleh para kru Akismet”, jadi…

Akismet dan SPAM-nya. :lol:

 Begitulah.

Apapun itu, acara Bebersih Bandung Yuk! Jilid dua kali ini diakhiri dengan foto bersama. Awalnya dengan Kru Global TV, sayang ternyata Tuhan tidak menghendaki foto tersebut bersarang di hengpun saya. Sutra.

Saya ingin mengucapkan terima kasih sebanyak – banyaknya (tentunya setelah yang diatas) kepada Aki Herry, dimana bekerja tiada henti dari awal sampai akhir. Lalu kepada Bendahara itu serta Roy, yang juga tak kalah kerjanya, apalagi menjelang H-1. Ditambah dengan Kru Global TV yang sudah jauh – jauh datang dari Jakarta untuk meliput jalannya acara Bebersih Bandung kali ini. Juga kepada sponsor dan para peserta, entah itu dari luar Jawa ataupun masih di luar Bandung, serta kru Batagor sendiri. Sudah mau datang dan menujukkan kepada Indonesia bahwa membuang sampah sembarangan itu tidak baik dimata.

Batagor Blogger Banget !

 

Batagor, Blogger Bandung Banget !

 

Artikel Terkait :

1. Batagor, Paru-Paru Blogosphere
2.  Blogger Itu Lucu-lucu
3.  BebersihBandungYuk!KeduaBarengAngingmammiri[...]

 signature-small.png