Pernahkah terpikir bagi anda ntuk mencari pundi - pundi lewat media menulis ? Jangan kira fasilitas seperti ini bisa diremehkan ! Kecuali anda masih suka mengocok - ngocok kode via Microsoft Excel hanya untuk mengaudit uang di sebuah Bank Negara. Semua kalangan di Indonesia tidak mungkin menutup mata apabila Blog telah menjadi sebuah primadona, bahkan sampai Depkominfo telah menjadikannya keluarga.

Apabila banyak pula yang berpikir betapa mustahilnya mencari doku melalui jagat maya, maka tengoklah sosok Cosa Aranda yang mendapat tujuh belas juta per bulan berkat Google Adsense dan lainnya. Atau seorang Joko Susilo yang merubah penghasilannya menjadi tujuh puluh lima juta per seperduabelas tahun. Sekarang bukan hanya dunia entertainment yang bisa memiliki pemasukan sedemikian banyak.

Tetapi, bagi saya pribadi, tidak ingin menjadi muluk - muluk dengan menggunakan media yang sama seperti Mas Cosa atau Mas Joko, karena mereka mendapatkannya bukan dengan jalan yang mudah, bukan dengan pemasukan pasif yang diandalkan melalui blog porno atau semacamnya.

Dewasa ini, yang sedang marak dalam dunia blogosphere adalah kompetisi blog / lomba blog. Mengingat kemampuan saya dalam dunia blog tertuju pada kemampuan menulis (Bukan Advertising), maka lomba blog adalah pilihan yang cocok.

Lomba Blog ?

Ya,  lomba blog. Saya mengikuti lomba blog pertama saya pada saat Telkom.tv itu. Kalau sekarang, sudah amat bejibun. Mulai dari Lomba Mobile Blogging XL dan IGOS Summit 2 beberapa waktu lalu, Lomba Blog Bango sampai Flexter (Komunitas Pengguna Flexi) Blogging Competition. Belum lagi yang saya tidak sebut di luar sana. Pada intinya, saya mulai mencari uang dari situ. Karena hadiahnya sendiri mulai menjadi fulus yang banyak.

Beberapa memang menawarkan hadiah sampai 8 juta, ada lagi yang menawarkan 5juta ditambah sebuah laptop. Bukankah hal tersebut adalah tawaran yang menyenangkan ? Apalagi persyaratannya tidaklah muluk - muluk. Kebanyakan hanya membutuhkan blog sebagai media penulisan.

Gunakanlah blog anda untuk hal - hal yang berguna, pada akhir kata.