Beberapa waktu lalu, saya menyaksikan sebuah penayangan produksi acara TV. Dalam sebuah iklan, tentunya di sebuah stasiun swasta. Lama saya tertegun dalam advertising yang tidak menyenangkan itu, karena tradisinya yang cenderung repetitif. Lalu sebuah kalimat melengkapi kenakalan saya untuk menuliskan salah satu kebiasaan orang Indonesia. Nampaknya kamus vocabulary saya bertambah lagi. :D

Mengapa saya membuat ini ? Tentunya tidak lain dan tidak bukan hanyalah kenakalan saya yang belum menjadi - jadi ini dalam menyentil beberapa perilaku dan aspek yang sebetulnya tidak ada salahnya berada di dunia.

————-

Kalimat Sejuta Umat ? Ya, bukan Nokia 3315 saja yang pantas diberi gelar seperti itu. Bahkan sebuah susunan kata - kata pun ada yang bertolak menjadi sebuah mainstream. Kalimat seperti ini hampir - hampir digunakan oleh rakyat - rakyat sejenis kita, dan menjadi suara tumpang tindih oleh kaum remaja. Bisa dibilang beredar dalam intensitas yang sangat tinggi, bisa juga menjadi banyak hanya karena tren semusim, yang besok - besok mungkin sudah disapu oleh waktu.

Dan hapalkan; Siapa tahu materi seperti ini masuk UAN atau SeNaMPTN.  :d/

Full Tag Article : Kalimat Sejuta Umat